Skip to main content

Chapter 2. Company and Marketing Strategy


I.                    Company-Wide Strategic Planning

        Strategic Planning atau Perencanaan Strategis adalah proses dalam mengembangkan dan mempertahankan kesesuaian strategis antara tujuan organisasi dan kemampuannya dan peluang pasarnya yang terus berubah. Langkah dalam perencanaan strategis terdiri dari 4 yaitu: (1)Mendefinisikan misi perusahaan, (2)Menetapkan tujuan dan sasaran perusahaan, (3)Merancang portofolio bisnis dan (4)Merencanakan pemasaran dan strategi fungsional lainnya.



II.                  Planning Marketing

        Dalam merencanakan pemasaran perushaan sering bermitra dengan departemen perusahaan lain. Hal ini sering disebut sebagai Rantai Nilai atau Value Chain yang berarti serangkaian departemen internal yang melakukan kegiatan penciptaan nilai untuk merancang, memproduksi, memasarkan, mengirim, dan mendukung produk dari suatu perusahaan.



III.                Marketing Strategy and the Marketing Mix

        Marketing Strategy atau Strategi Pemasaran adalah logika pemasaran yang digunakan oleh perusahaan untuk menciptakan customer value dan mencapai hubungan yang menguntungkan. Dalam merencakan strategi pemasaran, perusahaan sering menggunakan Marketing Mix atau Bauran Pemasaran yang adalah serangkaian alat pemasaran taktis (product, price, place, dan promotion) yang dipadukan perusahaan untuk menghasilkan respons yang diinginkan di pasar.



IV.                Managing the Marketing Effort

        Mengelola upaya pemasaran terdiri dari 4 hal penting yang harus dilalui perusahaan:

1.       Menganalisis (SWOT Analysis)

2.       Merencanakan (Mengembangkan rencana strategis dan rencana pemasaran)

3.       Melaksanakan (Mengubah strategi dan rencana pemasaran menjadi tindakan pemasaran untuk mencapai tujuan pemasaran strategis)

4.       Mengontrol (Mengukur dan mengevaluasi hasil strategi dan rencana pemasaran dan mengambil tindakan korektif untuk memastikan bahwa tujuan tercapai)



V.                  Measuring and Managing Return on Marketing Investment

Return on marketing investment (Marketing ROI) atau Pengembalian investasi pemasaran adalah laba bersih dari investasi pemasaran dibagi dengan biaya investasi pemasaran. Marketing ROI memberikan pengukuran keuntungan yang dihasilkan oleh investasi dalam kegiatan pemasaran.

Comments

Popular posts from this blog

Chapter 14. Strategies for Firm Growth

I.                     Internal Growth Strategies         Involve efforts taken within the firm itself, such as new product development, other product-related strategies, and internal expansion, for increasing sales revenue and profitability. 1.        New Product Development The keys to effective new product and service development, follow: -           Find a need and fill it -           Develop products that add value -           Get quality and pricing right -           Focus on a specific target market -           Conduct ongoing feasibility analysis The top 5 reasons new product fail...

Chapter 6. Business Markets and Business Buyer Behavior

                Perilaku pembeli bisnis mengacu pada perilaku pembelian organisasi yang membeli barang dan jasa untuk digunakan dalam produksi produk dan layanan lain yang dijual, disewakan, atau dipasok ke orang lain. Dalam proses pembelian bisnis, pembeli bisnis menentukan produk dan layanan mana yang perlu dibeli oleh organisasi mereka dan kemudian menemukan, mengevaluasi, dan memilih di antara pemasok dan merek alternatif. I.                     Business Markets 1.        Market Structure and Demands                 Pemasar bisnis biasanya berurusan dengan pembeli yang jauh lebih sedikit tetapi jauh lebih besar daripada pemasar konsumen. Lebih jauh, permintaan bisnis berasal dari permintaan-permin...

Chapter 2. Recognizing Opportunities and Generating Ideas

I.                       The Difference Between Opportunities and Ideas ·          An opportunity is a favorable set of circumstances that creates a need for a new product, service, or business. ·          An entrepreneur recognizes a problem or an opportunity gap and creates a business to address the problem or fill the identified gap. ·          An opportunity has four essential qualities: It is (1) attractive, (2) timely, (3) durable and (4) anchored in a product, service, or business that creates or adds value for its buyer or end user. ·          Window of opportunity is a metaphor describing the time period in which a firm can realistically enter a new market. ·          ...